Kisah Sukses Edi Suwanto Bersama Credit Union Betang Asi
Pulang Pisau – Di tengah hamparan sawah hijau di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, berdiri sosok Edi Suwanto, seorang petani yang kini menjadi contoh nyata bagaimana kerja keras dan akses permodalan yang tepat dapat mengubah nasib seseorang. Lahir di Kapuas pada 14 April 1988, perjalanan hidup Edi jauh dari kata mudah. Namun kegigihannya, berpadu dengan dukungan Koperasi Credit Union Betang Asi Kantor Cabang Penyang Hinje Simpei – Pulang Pisau, berhasil membalikkan keadaan.
Berawal dari keterbatasan modal dan impian yang sederhana, Edi memutuskan untuk bergabung menjadi anggota koperasi. Langkah ini menjadi titik balik penting dalam hidupnya. Melalui koperasi, Edi mendapatkan kemudahan akses modal usaha yang selama ini sulit ia raih. Modal pertama yang ia terima dimanfaatkan untuk membuka kantin sekolah, sebuah usaha kecil yang ternyata memberi pengaruh besar pada kondisi ekonomi keluarganya.
Tak berhenti sampai di situ, Edi kembali memanfaatkan dukungan dari koperasi untuk membangun rumah impian bagi keluarganya. Bagi Edi, memiliki rumah sendiri bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga simbol kerja keras dan keberanian untuk bermimpi lebih besar. Lebih dari itu, ia juga berhasil memperluas lahan pertanian padinya hingga bertambah 1 hektar, menjadikan total lahan sawah yang dikelolanya kini mencapai 3 hektar.
Dengan modal usaha sebesar Rp40.000.000 yang diperoleh dari koperasi, Edi mampu memaksimalkan potensi sawahnya. Hasilnya, omzet yang ia dapatkan kini rata-rata mencapai Rp60.000.000 dari 3 hektar lahan sawah yang digarap. Angka ini menjadi bukti bagaimana pendampingan koperasi tak hanya membantu dalam hal permodalan, tetapi juga memberi pengetahuan dan kepercayaan diri untuk berkembang.
“Awalnya saya hanya ingin bisa menambah penghasilan keluarga, tapi ternyata bisa lebih dari itu. Sekarang saya punya kantin, rumah sendiri, dan tambahan lahan sawah,” ungkap Edi dengan senyum penuh syukur.
Keberhasilan ini juga tak lepas dari peran Credit Union Betang Asi yang konsisten memberikan pendampingan, pelatihan, dan edukasi bagi para anggotanya. Konsep kebersamaan dan gotong royong yang dipegang teguh koperasi ini menjadi pondasi kuat yang dirasakan manfaatnya langsung oleh para anggota, termasuk Edi.
Kisah Edi Suwanto kini menjadi inspirasi bagi banyak petani lain di desanya. Sosoknya yang dulu hanyalah petani kecil dengan keterbatasan modal, kini berubah menjadi teladan akan pentingnya memiliki keberanian untuk bermimpi, bekerja keras, dan memanfaatkan peluang yang ada.
Di tengah tantangan sektor pertanian yang kian kompleks, kisah Edi menunjukkan bahwa jalan menuju kesuksesan bukan hanya milik mereka yang beruntung secara finansial, melainkan juga bagi mereka yang mau berusaha dan memanfaatkan dukungan dari lingkungan sekitar.
“Koperasi bukan hanya soal pinjaman, tapi juga tentang belajar, berkembang, dan saling mendukung,” tutup Edi, menegaskan keyakinannya bahwa kesuksesan bisa diraih siapa saja – termasuk para petani di pelosok desa seperti dirinya.